HTML5 adalah versi bahasa pemrograman HTML terbaru. HTML sendiri pertama kali dirilis tahun 1995, dua tahun kemudian disempurnakan menjadi HTML3.0. Selang beberapa tahun kemudian disemurnakan lagi menjadi HTML4.01 bahkan sampai sekarang kita masih sering menjumpai website, blog, aplikasi web menggunakan standar HTML4.01.

HTML5 sendiri dirilis pada bulan Januari 2008. Dalam waktu singkat, browser-browser raksasa berlomba menigkatkan kecanggihan dengan menambahkan support terhdap HTML5. Saking menariknya meskipun HTML5 masih dalam proses pengembangan, ada banyak organisasi yang menyambut secara positif kelahiran HTML5.

Beberapa ahli mengklaim bahwa HTML5 adalah desain web masa depan, namun tak seorangpun berani menjamin kebenaran informasi ini mengingat perkembangan teknologi berubah sangat cepat. Sebenarnya apa sih perbedaan HTML5 dengan versi sebelumnya? Berikut ini omayib sampaikan keunggulan HTML5

  1. Tidak perlu plugin eksternal lagi seperti Flash/photoshop untuk memutar video,audio dan gambar
  2. Mampu menangani error handling lebih efisien
  3. Ada beberapa element baru untuk menyederhanakan penulisan coding
  4. Ada local storage nya, biasanya sering dimanfaatkan untuk aplikasi game
  5. Mendukung element dan scrpting untuk 3D

Ada beberapa fitur baru yang perlu kita ketahui bersama. Fitur-fitur ini tidak dijumpai pada HTML versi sebelumnya yaitu Canvas, Audio, Geolocation, WebGL, WebSocket, Local Storage, dan Offline Application. Mari kita bahas satu-persatu secara umum

  1. Canvas
    Canvas adalah salah satu elemen baru pada syntax HTML. Dengan adanya fitur ini maka kita bisa menggambar shape atau memanipulasi bitmap menggunakan fungsi.
  2. Audio/video
    Element ini berfungsi untuk memainkan file audio atau video. Memutar audio video dengan HTML5 tidak lagi memerlukan plugin eksternal seperti Flash Player
  3. Geolocation
    Dengan Geolocation, aplikasi web berbasis HTML5 dapat menemukan dimana lokasi user berada. Informasi latitude dan longitude bisa ditentukan dari IP address, cell id atau sensor A-GPS yang tertanam pada smartphone.
  4. WebGL
    Fitur baru ini dapat menampilkan grafis 3D dari browser. Contoh penggunaannya dapat dilihat pada situs pengenalan tubuh manusia yang ditampilkan secera 3D oleh Googlelabs (http://bodybrowser.googlelabs.com).
  5. WebSOcket
    Bagian yang menarik adalah cara berkomunikasi antara halaman web dengan soket server. Dengan adanya fitur ini, web tidak perlu lagi melakukan pull untuk mendapatkan update data terbaru dari server. Artinya dengan teknik push, server akan mengirim informasi ke halaman web apabila ada update data.
  6. Local Storage
    HTML5 juga memiliki cara menyimpan data atau sering disebut dengan istilah local storage. Data disimpan berpasang-pasangan secara persisten. Meskipun browser diclose namun data masih tetap tersimpan. Selain itu HTML5 juga mendukung Web SQL Database dan IndexedDB yaitu database relasional yang terdapat pada aplikasi client.
  7. Offline App
    Pada umumnya saat kita menjalankan browser, browser harus terhubung dengan internet. Namun HTML5 punya teknik sendiri untuk menyimpan cache sehingga dapat membuka kembali aplikasi-aplikasi web secara offline.

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>